jadi begini ceritanya…

•May 21, 2011 • 1 Comment

Jadi begini ceritanya…gw baru masuk menjadi karyawan baru disuatu perusahaan. Nah perusahaan gw ini punya program pensiun yang menggunakan DPLK (dana pensiun lembaga keuangan) dari salah satu bank milik pemerintah. Kebetulan hari ini ada presentasi dari pihak marketing DPLK tersebut untuk menjelaskan program pensiun tersebut mulai dari cara pendaftaran, benefit , bagaimana dana pensiun kita dikelola, sampai cara pengambilan dana pensiun tersebut jika kita telah memasuki usia pensiun.
Beberapa keuntungan untuk perusahaan yang mempunyai program pensiun menggunakan DPLK adalah sebagai berikut:
• Perusahaan dapat mendirikan program pensiun melalui kerjasama dengan DPLK *** tanpa perlu mendirikan Dana Pensiun sendiri.
• Perusahaan akan didaftarkan sebagai perusahaan yang telah mendirikan program dana pensiun untuk para pegawainya di Departemen Keuangan.
• Besar jumlah iuran perbulan bersifat fleksibel, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan.
• Usia pensiun normal dapat ditetapkan sesuai dengan peraturan Perusahaan.
• Pembayaran iuran untuk program pensiun pegawai dari perusahaan dapat mengurangi pajak penghasilan badan (PPh 25) perusahaan.
• Perusahaan memberikan daya tarik untuk memupuk loyalitas pegawainya, serta dapat mempertahankan serta merekrut pegawai yang berkualitas.
• Secara periodik, perusahaan akan menerima laporan hasil pengelolaan program pensiun pegawainya dari DPLK ***
Nah yang paling menguntungkan buat perusahaan adalah pengurangan pajak penghasilan dari laba kotor yang dikurangi oleh iuran dana pensiun. Kebetulan dana pensiun yang diberikan oleh perusahan tempat gw bekerja sebesar 16% dari gaji gross sebelum dipotong pajak dengan pembagian 10% untuk iuran DPLK dan 6% untuk pembayaran jamsostek. Sekarang mari kita liat keuntungan gw sebagai karyawan yang diikutkan program DPLK sebagai berikut:
• Seluruh jumlah iuran dan hasil pengembangannya dibukukan langsung ke rekening buku DPLK atas nama peserta.
• Dapat menambah iurannya sendiri, kapanpun jika dikehendaki.
• Akan memperoleh penghasilan secara berkala bulanan pada saat usia mencapai pensiun.
• Seluruh total dana (akumulasi iuran dan hasil pengembangannya) menjadi milik peserta dan bebas dari tuntutan pihak manapun karena dilindungi oleh undang-undang.
Nah sekarang kita lihat bagaimana dana iuran DPLK gw dikelola untuk menghasilkan suatu keuntungan dengan cara sebagai berikut:
• 75% deposito dan 25% obligasi
• 65% deposito dan 35% obligasi
• 50% deposito dan 50% obligasi
• 100% deposito
Dari beragam jenis cara pengelolaan dana iuran DPLK tersebut, return yang didapatkan bervariasi setiap tahunnya dengan range tertinggi 16,7% pertahun dan terendah 10,13% pertahun, menurut data dari mereka mulai dari tahun 2002 sampai tahun 2007. Menurut mereka keuntungan tersebut masih lebih besar dari return pasar. Entah pasar atau jenis investasi apa yang dimaksud mungkin reksadana, forex trading, emas & perak atau saham. Untuk mudahnya kita prediksi return yang didapat dari rata rata data mereka di 13,41% pertahun. Untuk biaya pengelolaan dana iuran DPLK tersebut kita dibebankankan biaya administrasi IDR 12,000 dan 0,75% dari total dana berikut return pertahun dimulai dari tahun kedua.
Sekarang kita hitung kira kira berapa total dana yang akan didapat pada saat pensiun pada umur 55 tahun dengan asumsi iuran DPLK 10% dari pendapatan sebesar IDR 500,000 dan kenaikan gaji pertahun diatas inflasi umum sebesar 7% pertahun.

tabel perhitungan DPLK

Jadi kalo gw pensiun secara normal di umur 55 tahun ya kira kira sejumlah itulah yang bakal gw terima dengan asumsi asumsi diatas ga ada yang berubah dan hasil investasinya untung terus. Tapi uang pensiun hanya dapat diambil sekaligus jika akumulasi iuran DPLK dan hasil pengembangannya setelah dipotong pajak kurang dari atau sama dengan IDR 100,000,000 menurut peraturan menteri keuangan No. 91/PMK.05/2005. Pajak yang berlaku adalah pajak Pph 21 progresif.
Jika uang pensiun lebih dari IDR 100,000,000 hanya 20% dari uang pensiun yang dapat langsung dibayarkan setelah dipotong pajak. Sisa 80% dari uang pensiun dialihkan untuk anuitas bulanan dan asuransi jiwa. Simulasi yang diberikan bila pembelian anuitas sebesar IDR 200,000,000 maka anuitas bulanan yang didapat sebesar IDR 826,000 perbulan selama seumur hidup atau sekitar 4.13% pertahun dari IDR 200,000,000. Sedikit lebih rendah dari deposito yang menghasilkan 6% pertahun.
Jika hasil iuran DPLK dan pengembangan pensiun gw sebesar IDR 1,679,117,849 maka 20% yg dapat diambil langsung pada umur pensiun 55 tahun sebesar IDR 251,867,677 setelah dipotong pajak progresif 25%.
Sisa dana pensiun sebesar IDR 1,343,294,279 dialihkan ke anuitas bulanan, maka anuitas bulanan sebesar IDR 4,623,171 selama seumur hidup. Seluruh dana anuitas akan diberikan jika gw berumur 65 tahun. Mengingat harapan hidup rata rata orang indonesia yang cuma sampai 60 tahun. Jika gw lewat duluan sebelum berumur 65 tahun maka dana anuitas sebesar 60% X IDR 4,623,171 dialihkan kepada ahli waris istri selama seumur hidup atau anak yang belum berumur 25 tahun, belum menikah atau belum bekerja termasuk juga seluruh dana anuitas sebesar IDR 1,343,294,279.
Nah yang gw gak ngerti kenapa pemerintah bikin peraturan yang mengharuskan 80% dari dana pensiun dialihkan ke anuitas bulanan? Ga diberikan sekaligus mengingat tingkat inflasi yang tinggi mungkin sepiring ketoprak yang sekarang harganya IDR 8,000 jadi IDR 100,000 pada saat gw pensiun 25 tahun yang akan datang. Belum lagi udah tua pasti perlu sering sering kedokter dan beli obat. Dengan harapan hidup yang tinggal 5 tahun setelah gw pensiun kan lebih bijak uang pensiunnya diberikan langsung semua apalagi anak anak gw dipastikan sudah berumur lebih dari 25 tahun pada saat gw pensiun.

it’s been a long time…

•April 24, 2011 • 1 Comment

hmmm…kapan yah terakhir gw ngeblog?
malam ini seperti biasanya ngoceh ga jelas di timeline twitter. Entah karena bosen stress atau apa, yang pasti itu emang salah satu kebiasaan jelek. Mana malam ini ocehan gw tentang kampes, bukan sedikit ga lucu tapi memang ga guna blas. Yang gw heran kok ya malah banyak juga yg nge-reply, entah apa yang ada dipikiran mereka sampe akhirnya nge-reply tret kampes yg gw buat.
Dan setelah gw berhenti ngoceh beberapa lama, ada seorang teman lama yang gw kenal lewat plurk dan juga blog me-reply. Lama ga ketemu bahkan menyapa lewat sms ataupun mention di twitter pun ga pernah. Setelah gw reply balik mention dari dia, gw pun iseng buka blognya. Dan mulai baca satu persatu postingannya termasuk komen komen dari pembacanya. Disalah satu postingan fiksinya ternyata yang comment istri gw. Dang! Rasanya waktu kembali berputar. Potongan potongan ingatan berkelebat didepan mata. Inget pertama kali dunia social media dan perbloggeran sekitar 3 tahun yang lalu.
3 tahun yang lalu gw hanyalah seorang pembaca blog disela sela pekerjaan kantor yang menjemukan. Menjadi pembaca setia beberapa blog yang tulisannya menarik buat gw. Dari hanya membaca gw mulai komen dan berinteraksi sampai akhirnya pemilik blog tersebut meng-encourage gw untuk bikin blog sendiri. Setelah gw punya blog muncullah microblogging site bernama plurk. Dan di plurk inilah gw bersinggungan, berkenalan, berinteraksi. Sampai akhirnya kopdar, tukeran nomor telpon, dan berteman sampe sekarang. Mana pernah gw tau kalau ternyata salah satu dari mereka adalah yang sekarang menjadi istri gw. Udah setahun lebih setia menemani saya dan memberikan anak yang lucu buat gw. Entah laku berapa nih anak kalo dijual, hahaha. Pas tadi gw ngeliat istri gw komen disalah satu postingan temen gw tadi itulah perasaan gw gimana gitu. Sepertinya waktu berjalan cepat, banyak sekali perubahan. Banyak sekali teman yg dulunya sering berinteraksi entah sekarang kemana. Banyak juga cerita tentang gw dan istri gw. Seru, sedih, senang, haru, banyaklah kalo diceritain bisa keriting jempol gw. Nih bikin postingan pake hand phone.
Intinya malam ini seperti ada orang yg mencet tombol rewind diotak gw. Dan gw punya keinginan untuk posting di blog ini. Mungkin udah berdebu saking ga pernah ditengok.
Any one still blogging?

mesin yg diprogram itu konsisten

•May 28, 2010 • 1 Comment

saat ini telah beberapa menit resmi sudah gw bertambah tua…29 tahun…
yang pertama ngasih selamat ternyata sebuah program yg telah didesain untuk tepat waktu dan ga pernah meleset…hahaha miris

jadi berpikir apa orang orang jaman sekarang masih mengingat ulang tahun orang terdekatnya tanpa bantuan reminder dari fesbuk?

istri gw sih inget malah udah ngasih kado berupa seperangkat keyboard plus mouse bluetooth yg gw pake buat posting ini sekarang…maaf beib ketauan kamu nyimpen kadonya dimana hahaha…masih perlu membiasakan diri menghandle mouse yg sangat responsif ini…pastinya tidak lebih sulit dari menghandle dirimu…hahaha

ih kangen deh…kamu udah tidur…
udah ah gw mau bangunin istri dulu…hahaha…udah banyak yg nanyain istri gw kapan minum anmum…hahaha

live through sony ericsonn K 530i

•May 16, 2010 • 1 Comment

udah lama ga ngeblog miskin ide ga tau apa yang mau diposting…kemaren blogwalking salah satu blog temen SD gw si darbotz salah satu street artist jakarta
liat salah satu postingannya yang judulnya life through iphone jadi terinspirasi buat posting hal yg sama juga walaupun ga pake iphone sih…since i can’t afford any kind of iphone😛
gw pikir sih SE K530i gw juga cukup mumpuni untuk sekedar merekam sebagian dari hidup gw…

the playlist…

•February 18, 2010 • 3 Comments

siang yang mendung dan lembab…sambil nyusun playlist ini mata berkaca kaca teringat apa yang udah gue lalui sama kamu neng…
so here’s the play list:
1. Andra and the backbone – sempurna
2. Andra and the backbone – tak ada yang bisa
3. Bintang – kupuja
4. Dee – aku ada
5. Dewa 19 – kamulah satu satunya
6. Homogenic – untukmu duniaku
7. Iwan fals – calon istriku
8. Kahitna – tak sebebas merpati
9. Malique and D’essential – pilihanku
10. Naif – akulah pasanganmu
11. Naif – nyali
12. Naif – senang bersamamu
13. Sheila on 7 – terima kasih bijaksana
14. Yovie and the nuno – janji suci

Naif dapat porsi yang cukup banyak di play list pertama…david memang dhasyat menciptakan syair syair cinta…and the second play list:

1. Adam sandler – grow old with you
2. Adele – chasing pavement
3. Barry manillow – can’t smile without you
4. The beatles – long and winding road
5. Bryan adams – i finally found someone
6. The carpenters – close to you
7. Duran duran – perfect day
8. Eric martin – i love the way you love me
9. Jamie cullum – everlasting love
10. Lifehouse – you belong to me
11. Michael buble – home
12. Plain white T’s – 1, 2, 3 , 4 i love you
13. Rod stewart – have i told you lately
14. Sore – no fruits for today
15. The ramones – i love you
16. White lion – till death do us apart
nah pertanyaannya sekarang bisa ga itu disetel ngegantiin gending jawa??

a letter from a groom to be…

•February 18, 2010 • 6 Comments

Rengas 18 februari 2010
Dikamar yang berjendela besar, sebatang rokok sampoerna mild, gangguan si musang, dan alunan nada dari snow patrol yang memainkan the planets bend between us…
Hei beib…apa kabar kamu? Minggu ini seharusnya jadi “minggu tenang” ya. Seperti masa masa menjelang ujian ebtanas atau UAN yang bikin rambut si joni makin keriting. gimana kabarnya adekmu satu itu? masih suka perkedel ga? hahaha…
Hari ini kamu sibuk berat ya? riweuh kesana sini dengan badan yang kurang fit gitu. belum lagi suara cerewet gue yang nanyain macem macem. Udah beres kateringnya? Tukang foto dan video syutingnya gimana? Bustier yang kancingnya mbletat itu bisa direvisi? MCnya jadi pake yang kumisnya kaya hitler? Dan berderet pertanyaan riwil gue…
Hari ini gue kangen kamu banget deh beib…
Gue kangen suara kamu yang kayak ikan mas koki ngap ngapan kalo alergi kamu lagi kumat dan bikin idung mampet…dasar idung jelek!
Gue kangen teriakan dan tampang geregetanmu sambil ngentes kepala gue berkali kali waktu jerawatmu tak pencet dengan semena mena sampe pecah…abisnya kamu jarang jerawatan dan sekalinya jerawatan nantang😛
Gue kangen sama hal hal bodoh yang kita lakukan bersama…tanpa sadar makan mie babi di pasir kaliki dan baru sadar waktu mangkoknya udah licin tandas…hahaha
Gue kangen keujanan bareng lagi…seperti waktu kita beli cheese cake dan mengantarkannya ke daerah dengan jarak 2 hari berkuda itu…
Gue kangen liat nama kamu muncul di inbox sms gue…yang bilang “kasihan anak gajahku kelaparan” sebagai balasan sms rewel gw kelaperan ditegah antah berantah waktu lagi survey…
Gue kangen obrolan lewat tengah malam kita ditelpon sampai salah satu dari kita pamit tidur atau malah tiba tiba terdengar suara dengkuran halus…
Gue kangen makan dibakmie jogja bengawan, mbak mbak capcay bawah, bubur ayam sektor 2, nasi goreng sektor 7, nasi gila pak gendut…selalu menyenangkan liat kamu makannya abis…
Gue kangen kita marahan, kita berdebat, kadang berakhir dengan kamu nangis dan gw ngoceh tanpa henti nenangin kamu…terima kasih ya untuk semua kesabaran yang kamu punya buat ngadepin gue…hey we’re both still standing here…
Beberapa baris racauan lewat tengah malam hanya untuk mengatakan gue pingin kamu berada didekat gue saat ini…gue bakalan senyum selebar kuping kalo kamu janji dateng ke mimpi gue malem ini…
Gue tau kok kalo kamu juga kangen…sabar sedikit ya…besok pagi mas mu ini akan datang untuk mengucapkan nama lengkapmu didepan penghulu dalam satu hentakan nafas…

sunyi

•February 7, 2010 • Leave a Comment

pernahkah kalian merasa sangat kelebihan energi untuk bicara dan amat sangat ingin didengarkan? dikombinasikan dengan rasa rindu yang menggebu? rewel seperti bayi yang ingin diperhatikan? dan itu semua tertuju kesatu orang yg pada saat itu sepertinya cuek? what will you do in a situation like that? will you grab your cellphone and call someone or multiple people in your contact list? especially the one or some you have been in a complicated situation? me finally babbling over through my social media account and when is not enough i update this blog…

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.